<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
		>
<channel>
	<title>Comments for | BTW |</title>
	<atom:link href="http://architecturetourism.wordpress.com/comments/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://architecturetourism.wordpress.com</link>
	<description>.. visit us at http://www.BorneoTourismWatch.wordpress.com ..</description>
	<lastBuildDate>Wed, 11 Nov 2009 04:32:46 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
		<item>
		<title>Comment on Pariwisata Kalimantan: Ganyang atau Belajar dari Malaysia by sajalmulk</title>
		<link>http://architecturetourism.wordpress.com/2007/12/10/pariwisata-kalimantan-belajar-atau-ganyang-pariwisata-malaysia/#comment-94</link>
		<dc:creator>sajalmulk</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 11 Nov 2009 04:32:46 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://architecturetourism.wordpress.com/2007/12/10/pariwisata-kalimantan-belajar-atau-ganyang-pariwisata-malaysia/#comment-94</guid>
		<description>arnab rasa dialah paling laju, kuat dan pasti menang. lalu dia tiduurrr...setelah bangun rupa-rupanya dia menang di tempat ke 111.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>arnab rasa dialah paling laju, kuat dan pasti menang. lalu dia tiduurrr&#8230;setelah bangun rupa-rupanya dia menang di tempat ke 111.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Masa Depan Pariwisata Indonesia by dessy pratiwi</title>
		<link>http://architecturetourism.wordpress.com/2009/05/01/masa-depan-pariwisata-indonesia/#comment-93</link>
		<dc:creator>dessy pratiwi</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 28 Oct 2009 08:36:52 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://architecturetourism.wordpress.com/?p=281#comment-93</guid>
		<description>Mungkin agak terpuruk pada saat teroris beredar di Indonesia, tapi mudah-mudahan kita bisa semua dapat membuka kepercayaan Negara lain terhadap  &lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://indopedia.gunadarma.ac.id&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Pariwisata dan Keamanan Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mungkin agak terpuruk pada saat teroris beredar di Indonesia, tapi mudah-mudahan kita bisa semua dapat membuka kepercayaan Negara lain terhadap  <b><a href="http://indopedia.gunadarma.ac.id" rel="nofollow">Pariwisata dan Keamanan Indonesia</a></b></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Masa Depan Pariwisata Indonesia by Rio Setiawan Migang</title>
		<link>http://architecturetourism.wordpress.com/2009/05/01/masa-depan-pariwisata-indonesia/#comment-92</link>
		<dc:creator>Rio Setiawan Migang</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 13:19:39 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://architecturetourism.wordpress.com/?p=281#comment-92</guid>
		<description>Web ini udah hijrah/pindah ke www.BorneoTourismWatch.wordpress.com

Komentar &amp; tanggapan sy silahkan liat kesana ya bung Adek.

Terima kasih</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Web ini udah hijrah/pindah ke <a href="http://www.BorneoTourismWatch.wordpress.com" rel="nofollow">http://www.BorneoTourismWatch.wordpress.com</a></p>
<p>Komentar &amp; tanggapan sy silahkan liat kesana ya bung Adek.</p>
<p>Terima kasih</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Masa Depan Pariwisata Indonesia by adek</title>
		<link>http://architecturetourism.wordpress.com/2009/05/01/masa-depan-pariwisata-indonesia/#comment-91</link>
		<dc:creator>adek</dc:creator>
		<pubDate>Sun, 25 Oct 2009 10:55:24 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://architecturetourism.wordpress.com/?p=281#comment-91</guid>
		<description>Mentrinya masih bapak Jero Wacik, semoga pariwisata menjadi komoditas unggulan Indonesia. jangan lupa juga untuk terus melindungi kekayaan budaya kita biar tidak diklaim pihak asing hehehe</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Mentrinya masih bapak Jero Wacik, semoga pariwisata menjadi komoditas unggulan Indonesia. jangan lupa juga untuk terus melindungi kekayaan budaya kita biar tidak diklaim pihak asing hehehe</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Pariwisata Kalimantan: Ganyang atau Belajar dari Malaysia by dessy pratiwi</title>
		<link>http://architecturetourism.wordpress.com/2007/12/10/pariwisata-kalimantan-belajar-atau-ganyang-pariwisata-malaysia/#comment-89</link>
		<dc:creator>dessy pratiwi</dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Oct 2009 08:33:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://architecturetourism.wordpress.com/2007/12/10/pariwisata-kalimantan-belajar-atau-ganyang-pariwisata-malaysia/#comment-89</guid>
		<description>walau belajar dari negeri jiran, tapi jangan sampai diambil y, lestarikan dan jaga terus 
&lt;b&gt;&lt;a href=&quot;http://indopedia.gunadarma.ac.id&quot; rel=&quot;nofollow&quot;&gt;Kebudayaan dan Alam Indonesia&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>walau belajar dari negeri jiran, tapi jangan sampai diambil y, lestarikan dan jaga terus<br />
<b><a href="http://indopedia.gunadarma.ac.id" rel="nofollow">Kebudayaan dan Alam Indonesia</a></b></p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Masa Depan Pariwisata Indonesia by Rio Setiawan Migang</title>
		<link>http://architecturetourism.wordpress.com/2009/05/01/masa-depan-pariwisata-indonesia/#comment-88</link>
		<dc:creator>Rio Setiawan Migang</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2009 11:23:49 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://architecturetourism.wordpress.com/?p=281#comment-88</guid>
		<description>Trims atas komentarnya bung Trey.
Weblog ini telah beralih ke www.BorneoTourismWatch.wordpress.com
agar bisa dibaca oleh banyak orang, komentar di atas sy copy kan ke weblog baru tsb.
Sekali lagi terima kasih.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Trims atas komentarnya bung Trey.<br />
Weblog ini telah beralih ke <a href="http://www.BorneoTourismWatch.wordpress.com" rel="nofollow">http://www.BorneoTourismWatch.wordpress.com</a><br />
agar bisa dibaca oleh banyak orang, komentar di atas sy copy kan ke weblog baru tsb.<br />
Sekali lagi terima kasih.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Masa Depan Pariwisata Indonesia by Trey</title>
		<link>http://architecturetourism.wordpress.com/2009/05/01/masa-depan-pariwisata-indonesia/#comment-87</link>
		<dc:creator>Trey</dc:creator>
		<pubDate>Wed, 23 Sep 2009 10:06:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://architecturetourism.wordpress.com/?p=281#comment-87</guid>
		<description>Menurut saya, pembentukan image dan promosi sgtlah penting, budaya indonesia sgt banyak &amp; beragam, tentu tidak sulit membuat campaign iklan yg menarik, namun harap diingat konsistensi hrs dijaga, membangun brand butuh wktu sgt lama, dan berkesinambungan. Lihat betapa malaysia sgt serius melibatkan konsultan komunikasi, PR &amp; advertising agency. Namun saya pribadi percaya, tanpa pembenahan fisik d lokasi2 pariwisata, promosi yg gencar tidak akan berarti. Lihat betapa pulau2 cantik dikuasai oleh resort yg dikelola pihak asing, bahkan bandar udara wakatobi dibangun oleh pihak pribadi, orang asing! Lihat betapa memprihatinkan kondisi kapal ferry yg digunakan utk menyebrang ke kepulauan karimun jawa, banyak turis asing kepanasan diatas dek kapal selama berjam2...Disaat ibukota negara2 asean menjadi magnet turis, Jakarta justru menjadi kota yg dihindari, padahal kota kuala lumpur yg notabene &#039;tidak ada apa2nya&#039; berhasil menyedot wisatawan dgn menyediakan segudang fasilitas untuk turis agar nyaman bepergian. Memang ada kelompok2 kecil backpackers yg senang memburu pulau2 eksotis di negri &amp; mjd spokesperson bagi Indonesia di negara mereka, namun tentu tidak selamanya keindahan pariwisata terselimuti kabut seolah malu2...</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Menurut saya, pembentukan image dan promosi sgtlah penting, budaya indonesia sgt banyak &amp; beragam, tentu tidak sulit membuat campaign iklan yg menarik, namun harap diingat konsistensi hrs dijaga, membangun brand butuh wktu sgt lama, dan berkesinambungan. Lihat betapa malaysia sgt serius melibatkan konsultan komunikasi, PR &amp; advertising agency. Namun saya pribadi percaya, tanpa pembenahan fisik d lokasi2 pariwisata, promosi yg gencar tidak akan berarti. Lihat betapa pulau2 cantik dikuasai oleh resort yg dikelola pihak asing, bahkan bandar udara wakatobi dibangun oleh pihak pribadi, orang asing! Lihat betapa memprihatinkan kondisi kapal ferry yg digunakan utk menyebrang ke kepulauan karimun jawa, banyak turis asing kepanasan diatas dek kapal selama berjam2&#8230;Disaat ibukota negara2 asean menjadi magnet turis, Jakarta justru menjadi kota yg dihindari, padahal kota kuala lumpur yg notabene &#8216;tidak ada apa2nya&#8217; berhasil menyedot wisatawan dgn menyediakan segudang fasilitas untuk turis agar nyaman bepergian. Memang ada kelompok2 kecil backpackers yg senang memburu pulau2 eksotis di negri &amp; mjd spokesperson bagi Indonesia di negara mereka, namun tentu tidak selamanya keindahan pariwisata terselimuti kabut seolah malu2&#8230;</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on This Blog by Herson Tamin</title>
		<link>http://architecturetourism.wordpress.com/profil/#comment-79</link>
		<dc:creator>Herson Tamin</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Jul 2009 01:30:43 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">#comment-79</guid>
		<description>Saudara Rio, saya sangat gembira akan upaya Anda membangun dan mengembangkan website JAS ini. Semoga upaya akulturasi pariwisata dan seni arsitek ini terus berlanjut lebih operasional. Hal yang langka di Indonesia ini adanya wahana untuk mengisi jasmani dan rohani kehidupan dan budaya Indonesia beserta ruang berorientasi seni arsitek beradaptasi pada kebhinekaan Indonesia yang amat kaya.
Banyak kendala dan tantangan ke depan, namun para pionir / perintis adalah orang yang membawa perubahan dengan talenta outstanding. Pepatah mengatakan &quot; yang kekal di dunia ini hanya perubahan&quot;.

Tabe !!!</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>Saudara Rio, saya sangat gembira akan upaya Anda membangun dan mengembangkan website JAS ini. Semoga upaya akulturasi pariwisata dan seni arsitek ini terus berlanjut lebih operasional. Hal yang langka di Indonesia ini adanya wahana untuk mengisi jasmani dan rohani kehidupan dan budaya Indonesia beserta ruang berorientasi seni arsitek beradaptasi pada kebhinekaan Indonesia yang amat kaya.<br />
Banyak kendala dan tantangan ke depan, namun para pionir / perintis adalah orang yang membawa perubahan dengan talenta outstanding. Pepatah mengatakan &#8221; yang kekal di dunia ini hanya perubahan&#8221;.</p>
<p>Tabe !!!</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Meretas Masa Depan Pariwisata Kalteng di Bumi Kalimantan* by Rio Setiawan Migang</title>
		<link>http://architecturetourism.wordpress.com/2009/06/01/meretas-masa-depan-pariwisata-kalteng-di-bumi-kalimantan/#comment-77</link>
		<dc:creator>Rio Setiawan Migang</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 05:24:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://architecturetourism.wordpress.com/?p=296#comment-77</guid>
		<description>YA, minimnya dana tdk boleh dijadikan alasan utk tdk maju..itu prinsip sederhana tokoh2 besar maupun lembaga2 non profit di dunia. Pemda lokal mesti mencontoh hal itu. Masyarakt bhkan dr intelektual muda sudah mendukung. Mau tunggu apalagi?

Sy yakin, dokumentasi &amp; kegiatan traveling Anda sj tdk murah. tp bagaiman org luar bs menikmati itu perlu usaha &amp; pengorbanan dlm kondisi biaya yg pas2an. 

Pemda mesti mencontoh perngorabanan serta upaya yg Anda lakukan.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>YA, minimnya dana tdk boleh dijadikan alasan utk tdk maju..itu prinsip sederhana tokoh2 besar maupun lembaga2 non profit di dunia. Pemda lokal mesti mencontoh hal itu. Masyarakt bhkan dr intelektual muda sudah mendukung. Mau tunggu apalagi?</p>
<p>Sy yakin, dokumentasi &amp; kegiatan traveling Anda sj tdk murah. tp bagaiman org luar bs menikmati itu perlu usaha &amp; pengorbanan dlm kondisi biaya yg pas2an. </p>
<p>Pemda mesti mencontoh perngorabanan serta upaya yg Anda lakukan.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
	<item>
		<title>Comment on Meretas Masa Depan Pariwisata Kalteng di Bumi Kalimantan* by anas</title>
		<link>http://architecturetourism.wordpress.com/2009/06/01/meretas-masa-depan-pariwisata-kalteng-di-bumi-kalimantan/#comment-76</link>
		<dc:creator>anas</dc:creator>
		<pubDate>Fri, 10 Jul 2009 00:39:00 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://architecturetourism.wordpress.com/?p=296#comment-76</guid>
		<description>saya setuju dgn komen anda yg terakhir, aset yg kalimantan khususnya kalteng punya sangatlah besar.kalo saja pemda masing2 daerah mau menggarap secara serius,pasti warga lokal bahkan luar daerah mau menyadari dan berwisata di objek yg kita punya.

kalteng punya berbagai jenis objek :

pantai : ujung pandadaran di Kab Kotim, Kubu di Kobar dll.

taman nasional : tanjung puting di Kobar

budaya : rumah Dayak asli di desa Tumbang Gagu di Kab Katingan dll

dan masih byk lagi.</description>
		<content:encoded><![CDATA[<p>saya setuju dgn komen anda yg terakhir, aset yg kalimantan khususnya kalteng punya sangatlah besar.kalo saja pemda masing2 daerah mau menggarap secara serius,pasti warga lokal bahkan luar daerah mau menyadari dan berwisata di objek yg kita punya.</p>
<p>kalteng punya berbagai jenis objek :</p>
<p>pantai : ujung pandadaran di Kab Kotim, Kubu di Kobar dll.</p>
<p>taman nasional : tanjung puting di Kobar</p>
<p>budaya : rumah Dayak asli di desa Tumbang Gagu di Kab Katingan dll</p>
<p>dan masih byk lagi.</p>
]]></content:encoded>
	</item>
</channel>
</rss>
